RSS

JADWAL SERAGAM MI SULAMUL HIDAYAH NW SENGKOL-MANTANG

Sabtu : Seragam Olahraga

Ahad: Seragam Batik Bawahan Gelap

Senin: Seragam LINMAS

Selasa: Seragam PEMDA

Rabu Seragam MI (Biru Dongker)

Kamis: Seragam Kemeja Berdasi Bawahan Gelap

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 8, 2013 in Uncategorized

 

FOTO-FOTO BLINK GIRLBAND

Fenomena Girl Band di Indonesia sudah sangat meningkat dengan Kemunculan beberapa girl band pendatang baru yang mulai untuk gigi di industri musik indonesia.salah satu Girl Band indonesia terbaru adalah Blink Girl Band yang beranggotakan Ify, Shilla, Via, Pricill dan Febby 5 ABG Imut yang masih duduk di kelas 3 SMP, mengenai Foto – Foto Blink GirlBand langsung saja nih dia Kumpulan  Foto Blink Girlband :
Foto Blink Girlband
foto blink girlband
 Foto Blink Girlband
foto blink girlband
 Foto Blink Girlband
foto blink girlband
  Foto Blink Girlband
foto blink girlband
Foto Personil Blink Girlband :
Foto Hot Blink Girl Band Indonesia
Foto BLink Girl Band Indonesia
Foto Ashilla Blink – Girlband Indonesia
Foto Febby Blink
foto febby blink
Foto Ify Blink
Foto Ify Blink
 Foto Pricilla Blink
foto pricilla blink
 Foto Silvia Blink
Asal-usul terbentuknya girl band ini belum diketahui jelas tapi kabarnya nama Blink terilhami dari sinar bintang, sedangkan bintang sudutnya ada 5 yang bisa dikatakan melambangkan mereka berlima. Blink di bentuk pada tanggal 23 Juli 2011 berarti masih baru-baru saja dibentuk.

Berikut akun twitternya untuk infonya lebih lanjut :
Twitter Official @BlinkOfficial
Ify Blink  @Ify_blink
Ashilla Blink  @AshillaBlink
Sivia Blink  @SiviaBlink
Pricilla  @PricillaBlink
Febby  @FebbyBlink

Berikut beberapa koleksi Foto Blink dari saya setelah jalan-jalan sama mbah google ^_^

Foto Blink – Girl Band Indonesia
Foto Cantik Blink Girl Band Indonesia
Blink Girlband menjadi satu satu nya Girlband Indonesia yang personil nya masih duduk di bangku SMP.sekian Foto Foto Blink Girlband yang berhasil saya himpun dari mang Google🙂.terima kasih
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 27, 2012 in Foto Blink

 

Tag: , , ,

MENJADI SEORANG PEMIMPIN (Be a Leader)

MENJADI SEORANG PEMIMPIN
(Be a Leader)
Oleh :
Muh Hipzunnasri, S.Si.

hipzunmandiri.wordpress.com

Program Studi Biologi
Fakultas MIPA
Universitas Nahdlatul Wathan
2008

DAFTAR ISI

Cover ………………………………………………………………………………….
Daftar Isi ……………………………………………………………………………..
Kata Pengantar ……………………………………………………………………
Pendahuluan ……………………………………………………………………….
LEADER !!! ………………………………………………………………………….
WAKE UP !!! ………………………………………………………………………..
10 (SEPULUH …..) ………………………………………………………………..
Daftar Pustaka …………………………………………………………………….

KATA PENGANTAR

Selama beberapa hari penulis telah membaca ± 20-an buku mengenai pemimpin dan kepemimpinan. Dari semua buku yang telah penulis baca terdapat bermacam-macam karakteristik dari seorang pemimpin dan makna dari sebuah kepemimpinan. Tapi semua itu pada dasarnya sama, karena untuk menjadi seorang pemimpin yang mempunyai sifat kepemimpinan, pertama-tama yang harus dilakukan adalah menjadi pemimpin bagi diri sendiri.
Dengan mempelajari dan memahami mengenai kepemimpinan, penulis menemukan bahwa perjalanan ke dalam diri dan menemukan jati diri kita yang sesungguhnya adalah perjalanan yang indah dan mengasyikkan. Dan apa pun yang kita butuhkan untuk bahagia dapat kita temukan didalam diri kita sendiri.
Untuk itu penulis membuat satu kesimpulan dari seluruh buku yang telah dibaca. Dan kesimpulan tersebut dijadikan sebuah makalah yang berjudul “ Be A Leader”.
Penulis berharap makalah ini dapat menjadi sumbangan tersendiri kepada seluruh pembaca dan menjawab semua pertanyaan penting dalam hidup ini, yaitu “Siapakah Anda?”, “ Mengapa Anda ada disini?” dan “Untuk apakah hidup ini?”.
Penulis menyadari bahwa makalah ini belum mencapai kesempurnaan, karena kritik dan saran dari Dosen pengajar maupun pembaca sangat penulis harapkan. Semoga makalah ini membawa manfaat dan dapat membantu para pembaca untuk menambah serta meningkatkan ilmu dan pengetahuan.

Surabaya, April 2008

Penulis

PENDAHULUAN

Setiap orang pada dasarnya adalah seorang pemimpin. Menjadi pemimpin adalah fitrah setiap manusia. Namun karena satu dan lain hal, fitrah ini menjadi tersembunyi, tercemar bahkan mungkin telah lama hilang. Akibatnya, banyak orang yang merasa dirinya bukan pemimpin. Mereka telah lama menyerahkan kendali hidupnya pada orang lain dan lingkungan disekitarnya. Mereka perlu “dibangunkan” dan “disadarkan” akan besarnya potensi yang mereka miliki.
Untuk membangunkan mereka sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu memperkenalkan satu kata kunci kepada mereka. Kata ajaib tersebut adalah “choice” yang berarti “pilihan”. Kata ini mengandung makna yang sangat dramatis. Siapa pun anda, apa pun pekerjaan anda, begitu anda sadar bahwa anda mempunyai pilihan, seketika itu juga anda akan memegang kendali hidup anda. Begitu anda menyadari makna yang dikandung oleh kata “pilihan”, anda akan langsung berubah menjadi seorang pemimpin.
Namun menemukan kekuatan “pilihan”, sebenarnya barulah merupakan langkah awal untuk menjadi seorang pemimpin. Langkah berikutnya adalah menyadari bahwa setiap pilihan yang anda ambil senantiasa memiliki konsekuensi yang –sayangnya- tidak dapat anda atur. Konsekuensi ini diatur oleh sesuatu yang berada diluar kita, yaitu hukum alam. Kepemimpinan pada hakikatnya adalah mengambil pilihan dan konsekuensinya sekaligus. Kita tidak dapat memisahkannya karena keduanya berada dalam satu paket. Sikap menerima konsekuensi inilah yang disebut tanggungjawab (responsibility). Inilah hakikat kepemimpinan yang sebenarnya. Kepemimpinan sama sekali tidak ditentukan oleh faktor-faktor eksternal seperti yang biasanya kita kenal dalam dunia politik. Kemimpinan adalah perjalanan ke dalam diri anda sendiri untuk menumbuhkan kekuatan pilihan dan tanggungjawab. Semuanya di dasarkan pada pemahaman yang benar terhadap hukum alam.
Hakikatnya manusia tidak hanya menjadi sekadar makhluk yang berdimensi fisik tapi juga memiliki dimensi lainnya seperti sosial emosional, mental dan spiritual. Ketiga dimensi yang terakhir itu hanya dapat didekati dengan kepemimpinan (leadership). Jadi pendekatan kepemimpinan adalah mengubah manusianya supaya tidak mencuri, merampok dan memasuki ruamah orang lain tanpa ijin. Dalam pendekatan kepemimpinan menghasilkan hal-hal seperti : kejujuran (honesty), integritas (Integrity), kepercayaan (trust), komitmen (commitment), tanggungjawab (responsibility), kematangan (maturity), kebersamaan (togetherness), motivasi (motivation), pemberdayaan (empowerment), rasa memiliki (sense of belonging – sense of ownship), dan sebagainya.

LEADER !!!

Siapakah yang disebut pemimpin? Apa pula yang dimaksud dengan kepemimpinan? Pertanyaan seperti ini sering membuat orang berpikir dan merenungkan makna kata ini secara lebih mendalam. Memahami kepemimpinan secara benar sangat penting karena disinilah hakikat kemanusiaan kita berada.
Anda sendiri adalah pemimpin. Setiap manusia dilahirkan sebagai pemimpin. Kepemimpinan merupakan fitrah kita sebagai manusia. Kepemimpinan adalah suatu amanah yang diberikan Tuhan yang suatu ketika harus kita pertanggung jawabkan. Leadership is an action, not a position. Karena itu siapapun anda, dimanapun anda berada, dan apa pun jabatan anda, anda adalah pemimpin, minimal memimpin diri anda sendiri.
Kepemimpinan bukanlah semata-mata persoalan memimpin negara, perusahaan, organisasi maupn partai politik. Kepemimpinan adalah mengenai kita sendiri. Kepemimpinan adalah perilaku kitasehari-hari. Kepemimpinan berkaitan dengan hal-hal sederhana seperti berbakti pada orang tua,tidak berbohong, mengunjungi kawan yang sakit, bersilahturahmi dengan tetangga, mendengarkan keluh kesah seorang sahabat maupun mengemudikan kendaraan di tengah kemacetan lalu lintas.
Untuk menumbuhkan kepemimpinan, ada 3 hal yang perlu anda lakukan :
a. Menyadari bahwa nasib berada ditangan anda sendiri. Andalah yang merupakan sutradara terhadap kehidupan anda. Tuhan tidak akan mengubah nasib anda kalau anda sendiri tidak berusaha mengubahnya.
b. Sebagai sutradara, anda harus menuliskan skenario hidup anda. Andalah yang paling tahu apa yang penting dan apa yang tidak penting dalam hidup anda. Disini anda harus memutuskan nilai-nilai yang anda akan jalani dalam hidup.
c. Menulis skenario saja tidak cukup. Anda harus menjalankan skenario anda tersebut. Untuk itu anda hanya akan melakukan hal-hal yang penting. Inilah hal-hal yang sudah anda putuskan sebagai nilai-nilai anda.

Dengan melakukan ketiga hal tersebut anda akan mampu memimpin diri anda sendiri. Hal ini adalah sebuah tindakan yang sangat strategis. Seperti kata Kung Fu, “Memimpin diri sendiri adalah prasyarat sebelum kita dapat memimpin orang lain”. Ini merupakan suatu tahapan dan proses yang tidak bisa dibalik.

WAKE UP !!!

Setiap orang dapat mengatur dirinya sendiri. Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar. Mereka sedang tertidur, mungkin sepanjang hidupnya. Karena itu tugas kita adalah “membanggunkan” mereka. Untuk menjadi sadar ada 3 (tiga) hal yang perlu anda lakukan, yaitu :
1. Memahami Diri (Self Understanding)
Ini adalah memahami diri anda sendiri. Untuk menjadi pemimpin anda harus sadar siapakah diri anda sebenarnya. Ini seperti yang dikatakan Socrates, “kenalilah dirimu” dan Nabi Muhammad SAW melanjutkan pernyataan tersebut dengan mengatakan, “siapa yang mengenali dirinya akan mengenali Tuhannya”. Mengenal diri sendiri adalah dasar dari kecerdasan spiritual (SQ).
Untuk itu kita perlu memikirkan pertanyaan-pertanyaan mendasar : siapakah kita, untuk apa kita hidup, darimana kita berasal dan kemana kita akan pergi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu kita jawab agar kita dapat menghayati kehidupan yang lebih bermakna. Tanpa mengenali diri kita dengan benar, sulit untuk menemukan makna kehidupan. Kehidupan yang sangat maju dalam dimensi fisik justru sering menimbulkan kekosongan jiwa. Di negara-negara maju seperti Jepang, Denmark, Swedia dan Norwegia banyak terjadi kasus bunuh diri. Tiadanya makna hidup membuat orang menjadi sangat rentan terhadap penderitaan. Hidup bukanlah sebuah perjalanan menanjak atau meningkat. Hidup adalah sebuah perjalnan melingkar. Kita memulai perjalanan dari 1 titik dan suatu ketika tanpa disadari kita akan tiba kembali di titik semula. Setiap orang mempunyai lingkaran yang berbeda-beda besarnya
2. Kesadaran Diri (Self Awareness)
Hal ini berarti sadar akan perasaan anda sendiri. Untuk menjadi pemimpin anda harus memiliki Emotional Literacy. Anda harus “melek emosi”. Anda harus dapat mengenali dan mengidentifikasi perasaan apapun yang sedang anda rasakan. Ini adalah dasar dari kecerdasan emosi (EQ). Untuk mengenali perasaan yang terdalam, kita perlu senantiasa memisahkan diri kita dengan emosi yang kita rasakan. Kita bukanlah emosi-emosi kita. Kita adalah kita. Kita tidak berubah, sebaliknya emosi berubah setiap saat. Kita laksana langit, sementara emosi adalah awan yang datang silih berganti. Pemahaman semacam ini menyadarkan kita bahwa kita sebenarnya lebih kuat daripada emosi kita. Kita dapat mengatur emosi, bukannya sebaliknya. Kesadaran diri dengan demikian mengatakan bahwa kitalah yang bertanggungjawab terhadap perasaan kita sendiri.
3. Penguasaan Diri (Self Control)
Ini berarti sadar sepenuhnya akan apa yang anda lakukan. Ini adalah hasil dari kecerdasan emosi (EQ) yang tinggi. Seorang pemimpin menyadari bahwa ia tidak dapat mengontrol stimulus yang masuk, tetapi ia selalu dapat mengontrol respon yang ia berikan. Dengan demikian ia tidak membiarkan perasaan dan emosinya mengendalikan keputusannya.
Pengendalian diri baru dapat terlihat pada situasi yang sulit dan melibatkan emosi. Para ahli menemukan bahwa marah merupakan suasana hati yang paling sulit dikendalikan. Pada saat kita marah, pikiran kita dipenuhi oleh pembenaran diri dan argumen-argumen yang amat meyakinkan kita agar melampiaskan amarah. Bahkan berbeda dengan kesedihan, amarah menimbulkan semangat, bahkan menggairahkan. Karena itu kalau ingin tahu kualitas kepemimpinan anda, lihatlah apa yang anda lakukan saat marah. Kemampuan melakukan jeda dengan berbagai macam teknik merupakan kunci kepemimpinan anda. Pengendalian diri juga ditunjukkan oleh keberanian seseorang untuk membuat komitmen dan melaksanakan komitmen tersebut. Hal-hal besar sering kali berawal dari komitmen-komitmen kecil, karena itu sebelum membuat komitmen untuk orang banyak, latihlah diri anda dengan membuat komitmen-komitmen yang sederhana. Kepemimpinan akan muncul begitu anda mampu menjalankan komitmen tersebut dan menaklukan diri anda.

10 (SEPULUH…..)

A. 10 Pesan untuk Pemimpin
1. Kelilingi kita dengan orang-orang yang selalu berpikir positif, karena keyakinan, nilai dan perilaku mereka akan berpengaruh. Sangat penting kita meluangkan waktu terutama dengan mereka yang optimis dan memiliki motivasi yang tinggi.
2. Belajarlah dari kesalahan yang pernah kita perbuat. Senantiasalah kita sadari bahwa segala nilai, besar atau kecil, dibentuk dari akumulasi kebijakan. Untuk menjadi bijak kita harus berpengalaman, baik pengalaman benar/salah, hingga kita pun mampu menjadi lebih kuat dan lebih cerdik dari masa yang akan datang. Kesalahan akan sangat bermanfaat apabila kita belajar darinya, milikilah perilaku ini sehingga kita tak akan merasa malu mencoba apapun.
3. Waktu memang merupakan sesuatu yang tidak mampu kita beli berapapun harganya, bila ia telah lewat. Sering kali pula kita merasa kekurangan waktu. Tambahkanlah waktu kerja efektif kita setengah jam saja setiap hari pada awal dan setelah akhir jam kerja, maka dalam setahun akan berjumlah lebih dari 300 jam kerja.
4. Sedikit demi sedikit, lama kelamaan menjadi bukit. Perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama. Lakukanlah langkah kecil sekarang juga.
5. Kaji seawal mungkin apa-apa yang diperkirakan bakal jadi hambatan, gangguan/tantangan/ketidaktentuan. Apa yang diperkirakan bakal menjadi faktor negatif, kekurangan dukungan, pengetahuan teknis, waktu, ruangan, energi, uang atau kekurangan pengalaman. Semuanya akan membuat tugas kita menjadi sangat sulit. Tangani sedini mungkin, sehingga kita merasa sangat positif dan peluang keberhasilan tampak lebih terang. Dengan itu kita akan mampu menyelami lautan tugas kita dengan menyenangkan.
6. Siapkan selalu rencana cadangan kendati kita yakin rencana utama kita sudah sedemikian baiknya. Pikirkan kemungkinan buruk yang mungkin saja terjadi. Membuat rencana cadangan akan semakin membuat kita tenang dalam menjalankan rencana utama.
7. Tentukan tujuan yang mampu merangsang dan menggerakkan inspirasi kita. Rumuskan tujuan kita sedemikian rupa hingga orang lain yakin dan percaya, sekaligus memberi tantangan kepada kita.
8. Tanamkan selalu niat yang positif dalam setiap tugas yang kita pikul. Jika terpaksa harus mengerjakan tugas yang tidak kita sukai, yakinkanlah diri kita bahwa dengan melaksanakan tugas ini kita akan menyelamatkan perusahaan.
9. Pastikan bahwa kita memiliki keyakinan yang mendalam untuk mencapai tujuan kita. Istirahatlah sejenak, tarik nafas dalam-dalam, tambahkan lagi keyakinan diri dan rasa aman. Mulailah kembali untuk merencanakan tujuan.
10. Jangan lupa untuk menuliskan dengan jelas apapun, kapanpun dan dimnanpun gagasan baik yang terlintas dalam pikiran kita. Terkadang kita sering kehilangan gagasan yang brilian hanya karena kita lupa mencatatnya ketika tiba-tiba gagasan itu muncul. Tidak jarang gagasan yang tiba-tiba muncul justru merupakan kunci sukses untuk mencapai tujuan.

B. 10 Watak Pemimpin
Anda semua adalah pemimpin. Sebagai pemimpin, anda dituntut untuk memiliki karakteristik-karakteristik khusus disamping begitu banyak sifat-sifat yang sudah kita ketahui bersama. Hasil dari suatu penelitian, 10 watak yang paling dikagumi dari seorang pemimpin adalah sebagai berikut :

1. Jujur (Honest)
2. Kompeten (Competent)
3. Melihat ke depan (Forward-Looking)
4. Selalu memicu inspirasi (Inspiring)
5. Pandai, Cerdas (Intelegent)
6. Objektif, berlaku adil (Fairminded)
7. Berwawasan luas (Boardminded)
8. Berani mengambil resiko (Courageous)
9. Tidak basa-basi, langsung pada persoalan (Straight Forward)
10. Penuh Imajinasi (Imaginative)

C. 10 Kekuatan
1. Besi itu kuat, tetapi api dapat melelehkannya.
2. Api itu kuat, tetapi air mampu memadamkannya.
3. Air itu kuat, tetapi matahari bisa mengalahkannya.
4. Matahari itu kuat, tetapi awan dapat menghalanginya.
5. Awan itu kuat, tetapi angin mampu memindahkannya.
6. Angin itu kuat, tetapi manusia mampu menahannya.
7. Manusia itu kuat, tetapi ketakutan bisa melemahkannya.
8. Ketakutan itu kuat, tetapi tidur bisa mengatasinya.
9. Tidur itu kuat, tetapi mati ternyata lebih kuat.
10. Tetapi yang terkuat adalah kebaikan, ia tak akan hilang setelah mati.

DAFTAR PUSTAKA

Adair, John. 1990. 21 Hukum Kepemimpinan Sejati. Kogan. Page Elimited. London.

Birch, P. 2001. Kepemimpinan, Dasar- dasar dan Pengembangannya. Erlangga. Jakarta.

Bower, Marvin. 1997. Beyond Leadership. McKinsey & Company Inc.

——————-. 1998. Beyond Leadership. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Conger, J.A. 1997. Cermin Kepemimpinan. Binarupa Aksara. Jakarta.

Hakim, Rusman. 2001. Not Bosses But Leaders. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Hardjapamekas, E.R. 2000. Mewujudkan Misi Menjadi Aksi. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.

Heim, P, dan Elwood N.C. 2002. Belajar Memimpin “Instant Leadership”. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Kotter, J.P. 1999. What Leaders Really Do (Kepemimpinan & Perubahan). Erlangga. Jakarta.

Maxwell, J.C. 2001. You Are A Leader. Interaksara. Batam.

—————–. 2004. Mengembangkan Kepemimpinan Di Dalam Diri Anda, Buku Kerja. Interaksana. Batam

Moeljono, D.S, Dr. 2003. 12 Konsep Kepemimpinan “Make Yourself A Leader”. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.

Padiansyah, Arvan. 2002. Learning To Lead. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Prijosaksono, A, dan Ping Hartono. 2002. Pemimpin Kharismatik. PT Elex Media. Jakarta

Wer, S. 2000. Leadership. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Wirjana, B.R, M.S.W dan Susilo Supardo. 2005. The Will to Lead. CV Andi Offset. Yogyakarta.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 26, 2012 in Makalah Kepemimpinan

 

Tag: ,

KODE ETIK GURU DI INDONESIA

BAGIAN SATU

Pengertian, Tujuan, dan Fungsi

Pasal 1

(1) Kode Etik Guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara.

(2) Pedoman sikap dan perilaku sebagaimana yang dimaksud pasa ayat (1) pasal ini adalah nilai-nilai moral yang membedakan perilaku guru yang baik dan buruk, yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan selama menunaikan tugas-tugas profesionalnya untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik, serta pergaulan sehari-hari di dalam dan di luar sekolah.

Pasal 2

(1) Kode Etik Guru Indonesia merupakan pedoman sikap dan perilaku bertujuan menempatkan guru sebagai profesi terhormat, mulia, dan bermartabat yang dilindungi undang-undang.

(2) Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya dengan peserta didik, orangtua/wali siswa, sekolah dan rekan seprofesi, organisasi profesi, dan pemerintah sesuai dengan nilai-nilai agama, pendidikan, sosial, etika, dan kemanusiaan.

BAGIAN DUA

Sumpah/Janji Guru Indonesia

Pasal 3

(1) Setiap guru mengucapkan sumpah/janji guru Indonesia sebagai wujud pemahaman, penerimaan, penghormatan, dan kesediaan untuk mematuhi nilai-nilai moral yang termuat di dalam Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman bersikap dan berperilaku, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

(2) Sumpah/janji guru Indonesia diucapkan di hadapan pengurus organisasi profesi guru dan pejabat yang berwenang di wilayah kerja masing-masing.

(3) Setiap pengambilan sumpah/janji guru Indonesia dihadiri oleh penyelenggara satuan pendidikan.

Pasal 4

(1) Naskah sumpah/janji guru Indonesia dilampirkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Kode Etik Guru Indonesia.

(2) Pengambilan sumpah/janji guru Indonesia dapat dilaksanakan secara perorangan atau kelompok sebelum melaksanakan tugas.

BAGIAN TIGA

Nilai-nilai Dasar dan Nilai-nilai Operasional

Pasal 5

Kode Etik Guru Indonesia bersumber dari:

(1) Nilai-nilai agama dan Pancasila.

(2) Nilai-nilai kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

(3) Nilai-nilai jatidiri, harkat, dan martabat manusia yang meliputi perkembangan kesehatan jasmaniah. emosional, intelektual, sosial, dan spiritual,

Pasal 6

(1) Hubungan Guru dengan Peserta Didik:

a. Guru berprilaku secara profesional dalam melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.

b. Guru membimbing peserta didik untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan hak-hak dan kewajibannya sebagai individu, warga sekolah, dan anggota masyarakat.

c. Guru mengakui bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik secara individual dan masing-masingnya berhak atas layanan pembelajaran.

d. Guru menghimpun informasi tentang peserta didik dan menggunakannya untuk kepentingan proses kependidikan.

e. Guru secara perseorangan atau bersama-sama secara terus-menerus berusaha menciptakan, memelihara, dan mengembangkan suasana sekolah yang menyenangkan sebagai lingkungan belajar yang efektif dan efisien bagi peserta didik.

f. Guru menjalin hubungan dengan peserta didik yang dilandasi rasa kasih sayang dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan fisik yang di luar batas kaidah pendidikan.

g. Guru berusaha secara manusiawi untuk mencegah setiap gangguan yang dapat mempengaruhi perkembangan negatif bagi peserta didik.

h. Guru secara langsung mencurahkan usaha-usaha profesionalnya untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan keseluruhan kepribadiannya, termasuk kemampuannya untuk berkarya.

i. Guru menjunjung tinggi harga diri, integritas, dan tidak sekali-kali merendahkan martabat peserta didiknya.

j. Guru bertindak dan memandang semua tindakan peserta didiknya secara adil.

k. Guru berperilaku taat asas kepada hukum dan menjunjung tinggi kebutuhan dan hak-hak peserta didiknya.

l. Guru terpanggil hati nurani dan moralnya untuk secara tekun dan penuh perhatian bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didiknya.

m. Guru membuat usaha-usaha yang rasional untuk melindungi peserta didiknya dari kondisi-kondisi yang menghambat proses belajar, menimbulkan gangguan kesehatan, dan keamanan.

n. Guru tidak membuka rahasia pribadi peserta didiknya untuk alasan-alasan yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan pendidikan, hukum, kesehatan, dan kemanusiaan.

o. Guru tidak menggunakan hubungan dan tindakan profesionalnya kepada peserta didik dengan cara-cara yang melanggar norma sosial, kebudayaan, moral, dan agama.

p. Guru tidak menggunakan hubungan dan tindakan profesional dengan peserta didiknya untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi.

(2) Hubungan Guru dengan Orangtua/Wali Murid :

a. Guru berusaha membina hubungan kerjasama yang efektif dan efisien dengan orangtua/wali siswa dalam melaksanakan proses pendidikan.

b. Guru memberikan informasi kepada orangtua/wali secara jujur dan objektif mengenai perkembangan peserta didik.

c. Guru merahasiakan informasi setiap peserta didik kepada orang lain yang bukan orangtua/walinya.

d. Guru memotivasi orangtua/wali siswa untuk beradaptasi dan berpartisipasi dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

e. Guru bekomunikasi secara baik dengan orangtua/wali siswa mengenai kondisi dan kemajuan peserta didik dan proses kependidikan pada umumnya.

f. Guru menjunjung tinggi hak orangtua/wali siswa untuk berkonsultasi denganya berkaitan dengan kesejahteraan, kemajuan, dan cita-cita anak atau anak-anak akan pendidikan.

g. Guru tidak melakukan hubungan dan tindakan profesional dengan orangtua/wali siswa untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi.

(3) Hubungan Guru dengan Masyarakat :

a. Guru menjalin komunikasi dan kerjasama yang harmonis, efektif, dan efisien dengan masyarakat untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan.

b. Guru mengakomodasikan aspirasi masyarakat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran.

c. Guru peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat.

d. Guru bekerjasama secara arif dengan masyarakat untuk meningkatkan prestise dan martabat profesinya.

e. Guru melakukan semua usaha untuk secara bersama-sama dengan masyarakat berperan aktif dalam pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan peserta didiknya.

f. Guru mememberikan pandangan profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, hukum, moral, dan kemanusiaan dalam berhubungan dengan masyarakat.

g. Guru tidak membocorkan rahasia sejawat dan peserta didiknya kepada masyarakat.

h. Guru tidak menampilkan diri secara ekslusif dalam kehidupan bermasyarakat.

(4) Hubungan Guru dengan Sekolah dan Rekan Sejawat:

a. Guru memelihara dan meningkatkan kinerja, prestasi, dan reputasi sekolah.

b. Guru memotivasi diri dan rekan sejawat secara aktif dan kreatif dalam melaksanakan proses pendidikan.

c. Guru menciptakan suasana sekolah yang kondusif.

d. Guru menciptakan suasana kekeluargaan di didalam dan luar sekolah.

e. Guru menghormati rekan sejawat.

f. Guru saling membimbing antarsesama rekan sejawat.

g. Guru menjunjung tinggi martabat profesionalisme dan hubungan kesejawatan dengan standar dan kearifan profesional.

h. Guru dengan berbagai cara harus membantu rekan-rekan juniornya untuk tumbuh secara profesional dan memilih jenis pelatihan yang relevan dengan tuntutan profesionalitasnya.

i. Guru menerima otoritas kolega seniornya untuk mengekspresikan pendapat-pendapat profesional berkaitan dengan tugas-tugas pendidikan dan pembelajaran.

j. Guru membasiskan-diri pada nilai-nilai agama, moral, dan kemanusiaan dalam setiap tindakan profesional dengan sejawat.

k. Guru memiliki beban moral untuk bersama-sama dengan sejawat meningkatkan keefektifan pribadi sebagai guru dalam menjalankan tugas-tugas profesional pendidikan dan pembelajaran.

l. Guru mengoreksi tindakan-tindakan sejawat yang menyimpang dari kaidah-kaidah agama, moral, kemanusiaan, dan martabat profesionalnya.

m. Guru tidak mengeluarkan pernyataan-keliru berkaitan dengan kualifikasi dan kompetensi sejawat atau calon sejawat.

n. Guru tidak melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan marabat pribadi dan profesional sejawatnya.

o. Guru tidak mengoreksi tindakan-tindakan profesional sejawatnya atas dasar pendapat siswa atau masyarakat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

p. Guru tidak membuka rahasia pribadi sejawat kecuali untuk pertimbangan-pertimbangan yang dapat dilegalkan secara hukum.

q. Guru tidak menciptakan kondisi atau bertindak yang langsung atau tidak langsung akan memunculkan konflik dengan sejawat.

(5) Hubungan Guru dengan Profesi :

a. Guru menjunjung tinggi jabatan guru sebagai sebuah profesi.

b. Guru berusaha mengembangkan dan memajukan disiplin ilmu pendidikan dan mata pelajaran yang diajarkan.

c. Guru terus menerus meningkatkan kompetensinya.

d. Guru menunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas profesional dan bertanggungjawab atas konsekuensinya.

e. Guru menerima tugas-tugas sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya.

f. Guru tidak melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat profesionalnya.

g. Guru tidak menerima janji, pemberian, dan pujian yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan-tindakan profesionalnya.

h. Guru tidak mengeluarkan pendapat dengan maksud menghindari tugas-tugas dan tanggungjawab yang muncul akibat kebijakan baru di bidang pendidikan dan pembelajaran.

(6) Hubungan Guru dengan Organisasi Profesinya :

a. Guru menjadi anggota organisasi profesi guru dan berperan serta secara aktif dalam melaksanakan program-program organisasi bagi kepentingan kependidikan.

b. Guru memantapkan dan memajukan organisasi profesi guru yang memberikan manfaat bagi kepentingan kependidikan.

c. Guru aktif mengembangkan organisasi profesi guru agar menjadi pusat informasi dan komunikasi pendidikan untuk kepentingan guru dan masyarakat.

d. Guru menunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas organisasi profesi dan bertanggungjawab atas konsekuensinya.

e. Guru menerima tugas-tugas organisasi profesi sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya.

f. Guru tidak melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang dapat merendahkan martabat dan eksistensi organisasi profesinya.

g. Guru tidak mengeluarkan pendapat dan bersaksi palsu untuk memperoleh keuntungan pribadi dari organisasi profesinya.

h. Guru tidak menyatakan keluar dari keanggotaan sebagai organisasi profesi tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

(7) Hubungan Guru dengan Pemerintah:

a. Guru memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan program pembangunan bidang pendidikan sebagaimana ditetapkan dalam UUD 1945, UU tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang tentang Guru dan Dosen, dan ketentuan perundang-undangan lainnya.

b. Guru membantu program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan yang berbudaya.

c. Guru berusaha menciptakan, memelihara dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

d. Guru tidak menghindari kewajiban yang dibebankan oleh pemerintah atau satuan pendidikan untuk kemajuan pendidikan dan pembelajaran.

e. Guru tidak melakukan tindakan pribadi atau kedinasan yang berakibat pada kerugian negara.

BAGIAN EMPAT

Pelaksanaan, Pelanggaran, dan Sanksi

Pasal 7

(1) Guru dan organisasi profesi guru bertanggungjawab atas pelaksanaan Kode Etik Guru Indonesia.

(2) Guru dan organisasi guru berkewajiban mensosialisasikan Kode Etik Guru Indonesia kepada rekan sejawat, penyelenggara pendidikan, masyarakat, dan pemerintah.

Pasal 8

(1) Pelanggaran adalah perilaku menyimpang dan atau tidak melaksanakana Kode Etik Guru Indonesia dan ketentuan perundangan yang berlaku yang berkaitan dengan profesi guru.

(2) Guru yang melanggar Kode Etik Guru Indonesia dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

(3) Jenis pelanggaran meliputi pelanggaran ringan, sedang, dan berat.

Pasal 9

(1) Pemberian rekomendasi sanksi terhadap guru yang melakukan pelanggaran terhdap Kode Etik Guru Indonesia menjadi wewenang Dewan Kehormatan Guru Indonesia.

(2) Pemberian sanksi oleh Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus objektif, tidak diskriminatif, dan tidak bertentangan dengan anggaran dasar organisasi profesi serta peraturan perundang-undangan.

(3) Rekomendasi Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilaksanakan oleh organisasi profesi guru.

(4) Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan upaya pembinaan kepada guru yang melakukan pelanggaran dan untuk menjaga harkat dan martabat profesi guru.

(5) Siapapun yang mengetahui telah terjadi pelanggaran Kode Etik Guru Indonesia wajib melapor kepada Dewan Kehormatan Guru Indonesia, organisasi profesi guru, atau pejabat yang berwenang.

(6) Setiap pelanggar dapat melakukan pembelaan diri dengan/atau tanpa bantuan organisasi profesi guru dan/atau penasihat hukum sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan dihadapan Dewan Kehormatan Guru Indonesia.

Bagian Lima

Ketentuan Tambahan

Pasal 10

Tenaga kerja asing yang dipekerjakan sebagai guru pada satuan pendidikan di Indonesia wajib mematuhi Kode Etik Guru Indonesia dan peraturan perundang-undangan.

Bagian Enam

Penutup

Pasal 11

(1) Setiap guru harus secara sungguh-sungguh menghayati, mengamalkan, serta menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia.

(2) Guru yang belum menjadi anggota organisasi profesi guru harus memilih organisasi profesi guru yang pembentukannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(3) Dewan Kehormatan Guru Indonesia menetapkan sanksi kepada guru yang telah secara nyata melanggar Kode Etik Guru Indonesia.

—————————–oOo——————————-

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 21, 2012 in Kode Etik Guru di Indonesia

 

Tag: , ,

SENAM PELANGSING PERUT

Banyak orang rutin pergi senam alias fitness bertujuan untuk melangsingkan perut atau menurunkan berat badan, tetapi hasilnya kurang efektif. Itulah yang menggerakkan saya untuk mencari teknik senam pelangsing perut yang tidak saja bisa dilakukan di rumah tapi juga murah meriah.🙂 Sebagian besar dari tips melangsingkan perut yang diuraikan di sini bisa dilakukan tanpa butuh alat apapun.
Gerakan senam yang bisa merampingkan perut adalah senam yang gerakannya berpusat di perut terutama pada otot di bagian bawah perut dan efektif membakar lemak yang menggantung di perut anda, sehingga akhirnya tujuan anda untuk memperoleh bentuk perut indah bisa secepatnya tercapai. Tetapi tentu saja fokus dan rutin dalam melakukan aktifitas ini akan menampakkan hasilnya.

Rekomendasi : Jika anda butuh informasi lengkap mengenai cara dan tips mengecilkan perut serta olahraga mengecilkan perut, bisa mengunjungi situs Best Weight Loss Program ini.

Berikut ini gerakan pelangsing perut yang bisa anda laksanakan di rumah. By the way, artikel ini saya dapat dari teman saya – seorang pakar senam dan juga nutritionist – ditambah dengan surfing di beberapa situs, sedangkan foto-foto saya peroleh dari situs about.com.

1. Gerakan Senam Plank

Letakkan bagian depan lengan anda rata di lantai dengan siku sebagai penyangga tubuh dan rentangkan kaki bertumpu di atas jari-jari kaki anda. Buat tubuh anda serata mungkin sehingga punggung anda serata mungkin menyerupai bagian atas meja. Untuk keefektifan gerakan ini, jangan sampai bagian pinggul anda lebih tinggi dan menonjol.

Tahan di posisi ini sekitar 20 – 60 detik atau paling tidak selama anda mampu menahan posisi di atas.

2. Crunch Bersandarkan Bola

Melakukan gerakan crunch dengan bersandar di atas bola merupakan latihan yang memaksimalkan aktivitas otot-otot perut anda. Gerakan yang dilakukan dengan kestabilan sokongan ini bisa membuat aktivitas otot lebih maksimal karena anda tetap harus menjaga keseimbangan dalam posisi tersebut.

Caranya adalah dengan meletakkan tangan di bagian belakang kepala sebagai penyokong dan angkat dada anda sedemikian rupa ke arah panggul dengan memaksimalkan tenaga kontraksi otot perut.

Coba lakukan 12 kali sebelum jeda dan ulangi lagi. Paling tidak lakukan dalam 3 set gerakan.

3. Gerakan Mengangkat Kaki

Gerakan ini bermanfaat untuk otot perut bagian bawah, yang menjadi masalah pada sebagian besar wanita.

Dalam kondisi terlentang, secara perlahan angkat kedua kaki anda sampai membentuk sudut 90°. Tahan selama 1 detik dan turunkan sampai kaki anda hampir menyentuh lantai. Jangan dulu letakkan kaki anda di lantai, karena tujuan dari gerakan ini adalah memberi kontraksi konstan kepada perut anda. Satu lagi yang perlu diingat adalah jangan menekan kepala anda, tangan anda hanya berfungsi menjadi penyokong kepala.

Lakukan 12 kali dalam sekitar 3 set gerakan.

4. Gerakan Bicycle

Angkat kedua kaki ke atas membentuk sudut 45° dan gerakkan lutut mengarah ke dada anda, sambil pada saat yang sama miringkan tubuh anda sehingga sisi tubuh anda yang berlawanan mengarah ke dada. Ulangi kembali untuk kaki yang lainnya.

Lakukan 12 gerakan untuk setiap kaki sebelum jeda sejenak dan lakukan kembali sebanyak 2 set.

5. Accordion Sit-Ups

Gerakan pembakar lemak di perut ini mirip seperti saat kita memainkan alat music accordion. Caranya dimulai dengan tidur terlentang dan gerakkan bagian atas tubuh anda bersamaan dengan lutut anda, sehingga mereka bertemu di suatu posisi di atas badan anda. Tahan pada posisi ini sejenak dan kembali ke posisi terlentang dan ulangi lagi.

Ulangi dalam 3 set dengan sekitar 10-12 gerakan per set.

6. Crunch dengan Mengangkat Kaki Vertikal

Gerakan ini berbeda dengan crunch biasa. Gerakannya adalah sebagai berikut :

  • Terlentang dan silangkan kaki anda dengan meletakkan tangan di bagian belakang kepala sebagai penyangga.
  • Kontraksikan otot perut dan angkat bahu bersamaan dengan mengangkat kaki anda membentuk sudut 90°.
  • Tahan pada posisi ini dan fokuskan pada pusar, bayangkan pusar anda bergerak menuju ke tulang belakang dengan cara mengkontraksikannya.

Turunkan kaki dan ulangi dalam 3 set dengan 12 kali gerakan per set-nya.

7. Crunch dengan Merentangkan Tangan

Variasi gerakan crunch ini juga efektif dalam membuang lemak di perut anda.

  • Tidur terlentang dengan posisi lutut terlipat. Rentangkan tangan anda di belakang kepala dengan posisi tapak tangan satu di atas lainnya dan posisi lengan tepat berada di samping telinga anda.
  • Kontraksikan perut dengan mengangkat bagian bahu.
  • Tahan posisi ini dengan tangan harus tetap lurus. Jika terasa leher mulai sakit, taruh satu tangan di bawah kepala, dan biarkan tangan lainnya terentang.
  • Turunkan dan ulangi sebanyak 3 set dengan 12 kali pengulangan gerakan.

Jika anda ingin lebih mengintensifkan latihan, anda bisa melakukan gerakan ini sambil menggenggam dumbbell yang ringan.

8. Reverse Crunch

Gerakan ini adalah kebalikan dari crunch, di mana bagian tubuh yang bergerak adalah kaki dan bukan bahu.

  • Posisi terlentang dengan tangan di lantai atau di belakang kepala.
  • Angkat lutut sampai membentuk sudut 90° dengan sebelumnya menyilangkan bagian kaki anda.
  • Kontraksikan otot perut anda dan angkat sedikit bagian panggul anda.

Gerakan ini akan efektif bila saat anda mengangkat pinggul anda memanfaatkan kontraksi otot perut anda dan bukannya dengan menghentakkan kaki. Gerakan ini ringan dan yang dibutuhkan hanya mengangkat panggul beberapa cm saja dari lantai.

9. Crunch dengan menekan tumit

Gerakan senam yang satu ini mirip seperti crunch biasa, bedanya adalah pada teknik menekan tumit terhadap lantai.

  • Posisikan diri anda terlentang dengan melipat lutut, dan letakkan tangan pada posisi memangku kepala.
  • Lenturkan kaki sambil mengontraksikan otot perut dan mengangkat bahu. Posisi tangan di kepala hanya sebagai penyokong dan tidak untuk mengangkatnya.
  • Tekan tumit anda di lantai sedemikian sehingga otot paha anda sedikit terangkat dari lantai.

Ulangi gerakan ini sebanyak 12 kali dalam 3 set.

10. Pemakaian Captain’s Chair

Poin ke-10 ini adalah opsional karena anda butuh alat yang biasanya ada di gym dan fitness, tetapi berhubung ini bisa sangat membantu dalam proses pembuangan lemak di perut (abdominal fat), jadi turut saya sertakan di Daftar Serba Top 10 ini. Sebenarnya alat ini bisa anda cari alternatifnya di rumah, cuma pastikan aman dan memiliki keefektifan hasil yang menyerupai dengan mempergunakan alat ini.

  • Posisikan tangan pada penyangga dan genggam handle untuk menstabilkan posisi anda.
  • Tekan punggung anda dan kontraksikan otot perut untuk mengangkat kaki sampai lutut berada pada posisi sejajar. Proses mengangkat kaki ini jangan sampai dengan cara menghentakkan kaki, pastikan otot perut anda yang bekerja, dan pastikan punggung anda tegak pada posisi ini.
  • Secara perlahan turunkan kaki anda dan ulangi gerakan senam ini sebanyak 12 kali dalam 3 set gerakan.

Lakukan semua gerakan di atas minimal 3 – 4 kali dalam seminggu dan anda akan peroleh perut yang ramping nan langsing. Jikan anda ingin ramping, hanya fokus dan rutinitas yang akan membawa hasil yang anda impikan.

SEBAGAI REFERENSI YANG LAIN

Latihan Gerak Untuk Melangsingkan Perut

Beberapa bentuk latihan atau gerak tubuh untuk melangsingkan perut guna membantu membentuk bentuk perut agar telihat lebih indah, seperti jenis latihan dibawah ini :

1. Knee Circle

 

Latihan Knee Circle ini dapat dilakukan oleh pria dan wanita, usahakan untuk selalu mengulang latihan ini 10-12 kali pengulangan setiap bentuk latihan dalam knee circle, anda dapat melakukan latihan knee circle 3-5 kali seminggu, sesuai dengan aktivitas dan usia anda. Berikut ini cara melakukan latihan Knee Circle :

a. Berbaring dengan punggung rata ke lantai, gunakanlah matras yang tidak terlalu tipis atau tebal dan tidak terlalu kasar

b. Letakkan kedua tangan anda dengan rileks di sisi tubuh sejajar di lantai

c. Perlahan angkat kedua kaki hingga kedua lutut berada di atas perut, kaki sejajar dan lurus. Tahan sampai hitungan kelima

d. Setelah itu gerakkan lutut berputar ke arah kiri sampai pada posisi sekitar 45 derajat

e. Perut dan bagian atas tubuh tetap menghadap ke atas. Tahan selama 5 hitungan, lalu kembalikan lutut ke posisi awal sambil tetap menggerakkannya memutar. Ulangi dengan posisi berlawanan.

Bentuk latihan Knee Circle

 

 

 

 

 

2. SIDE CHOP

Cara melakukan latihan Side Chop adalah :

a. Berdiri dengan kedua kaki terbuka, lalu kedua tangan memegang dumbel atau medicine ball dengan berat 2-3 kg

b. Lalu turunkan atau bungkuk tubuh setelah membungkuk, lalu ayunkan tangan naik turun mulai dari tangan kiri, sampai terasa tubuh tertarik ke arah bawah dengan tangan kanan tetap pada posisi diam, lakukan hal sebaliknya pada tangan kanan. Posisi tangan tetap berada di samping tubuh, tahan sampai hitungan kelima

c. Lalu kembalikan posisi tubuh tegap seperti semula, kedua tangan tetap memegang dumbel. Lakukan pada posisi tegak, angkat tangan kanan keatas dengan naik turun, posisi tangan kiri tetap diam, bergantian pada tangan kiri lakukan hal yang sama pada tangan kanan.

d. Lakukan semua gerakan secara berulang setiap hari dengan posisi tubuh bergantian seperti yang dijelaskan diatas

3. Upper Body Crunch

Latihan Upper Body Crunch biasa disebut sebagai latihan Sit Up dengan posisi berdiri, dengan cara :

a. Berdiri tegak, buka kaki lebar-lebar

b. Lalu tekuk kedua lutut, letakkan kedua tangan dibelakang kepala

c. Ambil napas dalam-dalam melalui hidung, lalu tahan di perut, lalu tekuk pinggang kanan ke arah samaping kanan dengan mengangkat kaki kanan ke arah kiri dengan sedikit putaran 45 derajat perlahan-lahan, lakukan sampai hitungan beberapa detik, sekuat anda menahan napas. Hela napas sesekali tiapa kali anda merubah posisi gerakan.

d. Lakukan hal sebaliknya ( C ) pada pinggang kiri dengan mengangkat kaki kiri putar ke kanan dengan sejajar dan lurus, dengan berulang-ulang tahan napas selama beberapa detik

e. Turunkan kembali posisi kaki dan hela napas anda secara perlahan melalui mulut.

Guna menahan napas adalah membuat rongga baru dan memberi putaran udara yang anda rasakan pada perut. Anda dapat mengulangi latihan ini sampai 10 kali setiap harinya. Jangan memaksakan diri anda bila tidak kuat menahan napas.

4. Back Extension

a. Dengan posisi berbaring, angkat tangan kiri anda sejaja dan lurus, kemudian angkat kaki kiri anda keatas sejajar dan lurus. lakukan sampai berulang secara bergantian

b. Setiap bergantian posisi, hela napas anda dan buang secara perlahan

Latihan Back Extension ini paling mudah dan ringan dilakukan dimana saja, oleh siapa saja. Anda juga dapat melakukan gerakan lain dalam Latihan Back Extension pada gambar berikut ini :

 

 

 

 

 

 

 

Seluruh bentuk latihan diatas dapat dilakukan oleh pria maupun wanita dengan melakukan olah gerak atau latihan minimal 3-5 kali dalam seminggu cukup 30-60 menit tiap per sessi latihan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2012 in senam

 

Tag: ,

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 18, 2012 in Uncategorized